7 BULAN DI TAIWAN, PMI ASAL KARAWANG ALAMI PENYAKIT ANEH
Tanggal rilis:2024-05-29
Seorang PMI asal Karawang, Jawa Barat menderita penyakit aneh, yang hingga berita ini diturunkan masih belum diketahui penyakitnya. Padahal habis masa potongan adalah hal Istimewa yang dirasakan PMI saat baru pertama kali bekerja di Taiwan. 

Begitu juga yang Novi rasakan. Seharusnya saat ia sudah mendapat gaji penuh tanpa potongan, ia dapat membelikan anaknya yang kecil mainan, membiayai sekolah putri sulungnya, serta membantu perekonomian ibunya di kampung halaman.
Namun sayangnya, sudah seminggu ini ia menjalani perawatan di rumah sakit. Semua berawal dari sakit kepala yang diderita Novi, saat memberi tahu majikan ia pun diberi obat sakit kepala yang dibeli dari apotek. Namun, sakitnya tak juga sembuh, hingga majikan membawa ke klinik untuk berobat.
Dokter yang memeriksa menyarankan Novi untuk berobat ke rumah sakit yang lebih besar. Dokter melihat sekujur tubuh Novi yang memerah, dikarenakan hanya bergesekan dengan baju. Bahkan ludah yang ia keluarkan juga berbentuk darah. Dari hidung dan juga disela-sela gigi Novi juga berdarah.

Agensipun kemudian mengantar Novi ke rumah sakit. Dokter mengatakan Novi butuh transfusi darah, karena kondisinya yang lemah akibat kecapaian. Sebanyak 8 kantong darah telah Novi habiskan, tetapi kondisinya belum juga membaik. Justru semakin buruk.
Berbagai pemeriksaan telah dilakukan, USG perut, CT scan bagian kepala, tetapi semuanya normal dan baik-baik saja. Hingga suster menyarankan Novi untuk periksa ke dokter gigi, ditakutkan terjadi inveksi di daerah gusi. Namun, ludah yang ia keluarkan juga darah.
Novi adalah seorang janda yang memiliki dua orang anak yang ia tinggalkan bersama ibunya. Ia merupakan tulang punggung keluarga. Dengan kondisinya seperti sekarang, Novi benar-benar bingung, jika pulang dalam keadaan sakit ia akan merepotkan anak sulungnya yang harus merawatnya. Saat ini Novi Tengah berjuang dan menunggu hasil test Laboratorium tentang penyakitnya yang aneh. Ia ingin tetap tinggal di Taiwan untuk berobat. Karena saat berangkat sehat, maka saat pulang ia pun harus sudah sembuh.

[Etty]

Berita Lainnya